Imlekkan

Yang terhormat, Bu Dessy sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Maaf saya baru mengumpulkan tugas sekarang karena masalah video dan hpku yang tidak mendukung untuk mengedit dan lain-lain. Untuk itu saya minta maaf dulu di atas.

Hai kalian pengunjung blogku. Saya balik lagi karena emang lagi ada tugas aja. Mungkin tahun lalu saya bikin mengenai hal-hal yang sering bermunculan saat imlek. Sekarang yang saya bahas adalah kata-kata yang sering muncul saat imlek.

Otak manusia mampu merekam segala sesuatu mulai yang dilihat dan didengar. Berikut kata-kata yang terekam diotakku sampai sekarang masih panas aja kalo dengerin.

1. 'Ini anak siapa?'

Heran aja. Begitu saya dan adik saya ke rumah saudara, kami anak-anak dikumpulkan di satu ruangan. Orang yang lebih tua biasanya ngasih angpao sambil keliling. Dan ketika melihat kami, ia berkata 'ini anak siapa?'. Saya hanya tersenyum melihat bapak saya dan adik saya yang menjawab 'anaknya H***ng,".

2. 'Udah gede ya sekarang,'

Nah kata ini selalu dipakai ketika kita selesai menjawab kata-kata yang ada diatas. Selalu saja dibilang 'Udah gede ya, dulu pas ketemu masih 5 cm loh kamu,'. Terkadang reaksinya juga berbeda-beda. Ada yang sambil berkata 'yaoloh udah gede aja lu!' dan ada yang hanya tersenyum dan berkata 'ternyata waktu berjalan dengan cepat ya hiks,.

3. 'Udah sma ya? Udah pacaran dong?'

Kalimat ini dikeluarkan oleh istri dari adik ketiga bapak saya. Imlek tempo lalu ia datang ke rumahku sekedar meminta dan memberi angpao. Sisanya membicarakan pertumbuhan anaknya yang masih 4 tahun itu. Dan saat itulah saya ditanya 'kelas berapa?' dan saya jawab 'sebelas'. Ia agak sedikit berpikir. 'sebelas itu dua sma kan? Udah pacaran dong?'. Saya merasa kesal karena jaman sekarang tidak harus sma yang pacaran, melainkan anak sd bahkan tk saja sudah pacaran. Saya hanya berkata 'kagak kok kagak,' dan langsung dijawab olehnya 'nah bagus tuh. Fokus belajar dulu jangan kayak si ifong tuh,'. Ujung-ujungnya ngomongin anak orang.

4. 'Angpaonya berapa?'

Kalimat ini biasa dipakai antara anak dengan teman, anak dengan anak, dan anak dengan orang tua. Kalau anak dengan teman biasa berakhiran 'boleh pinjem gak?'. Kalau anak dengan anak biasa berakhiran 'beli Asus ROG kuy!'. Kalau anak dengan orang tua biasa berakhiran 'mamah minta ya,'. Hal ini benar-benar terjadi pada saya. Teman saya yang tidak saya sebutkan namanya meminjam uang sejumlah 50 ribu pada saya namun saya bilang 'bokek,' dan memang saat itu saya hanya membawa sejumlah 20 ribu. Adik saya yang saat menghitung uang angpau langsung berkata 'wih udah 3 juta nih. Mau Asus ROG gak?'. Dan disaat yang sama Mama saya berkata 'mamah minta ya 800 ribu buat isi angpao yang lain,'. Fix saya relakan semuanya buat mamah :').

5. 'Password wifinya apa?'

Hal ini terjadi ketika datang ke rumah saudara dan gabut karena isinya hanya bocil-bocil gaduh lari sana lari sini dan tidak ada teman mengobrol. Ini baru saja terjadi tempo lalu saat saya, adik saya, dan bapak saya menuju sebuah rumah di kapuk. Untungnya di sana ada ceceh sepupu saya jadi saya bisa ngobrol-ngobrol ampe mampus. Nah, adik saya ini tidak tahu mau berbuat apa. Jika mau pulang, dia tidak bisa bawa motor. Jika mau main game, dia tak punya kuota. Dari sana lah muncul kata 'ce, mintain passwkrd wifi dong,'. Hal ini terdengar sampai kuping ceceh sepupu saya yang kebetulan bukan pemilik rumah ini. Dia berkata 'tuh, Jen. Mintain passwordnya,'. Saya hanya berkata 'bodo amat gua gak butuh. Kuota gua unlimited,'.

Sekian lah blog yang saya ketik menggunakan jempol saya di hp saya yang kentang ini. Semoga bermanfaat walaupun sebenarnya tidk bermanfaat. Agar nilai maksimal, saya sertakan dahulu foto-foto saya sebagai bukti saya ngerayain imlek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Eksplanasi Pizza Hut

Cerita Sejarah